Jenis Jasa Perawatan Whitening Gigi

whitening-gigi
Jenis Jasa Perawatan Whitening Gigi

Banyak orang melakukan perawatan whitening gigi demi mendapatkan senyum yang menawan. Perawatan ini dilakukan untuk mengembalikan warna putih alami gigi. Seiring pertambahan usia, warna putih pada gigi akan mengalami perubahan (kekuningan). Hal ini disebabkan oleh menipisnya lapisan enamel pada gigi. Penipisan ini menyebabkan lapisan dentin yang berwarna kuning tampak semakin jelas.

Perawatan Whitening Gigi

Untuk membuat gigi kembali putih, Anda dapat melakukan whiteninggigi. Whitening adalah proses pemutihan gigi dengan menggunakan bahan dan metode tertentu. Bahan yang dipakai dapat berupa gel atau selotip pemutih. Selain itu, ada pula metode pemutihan gigi yang memanfaatkkan sinar laser.

  1. Perawatan dengan gel

Untuk mendapatkan gigi yang putih, Anda dapat menggunakan gel pemutih yang dioleskan pada permukaan dan sela-sela gigi. Jika gigi Anda berlubang, maka sebaiknya lakukan penambalan terlebih dahulu untuk menghindari iritasi.

  1. Perawatan dengan selotip pemutih

Selotip ini akan ditempelkan pada gigi untuk mengembalikan warna putihnya. Proses ini hanya membutuhkan waktu kurang lebih 30 menit hanya saja hasilnya tidak bertahan lama. Anda dapat mengulangi proses ini jika dirasa perlu.

  1. Perawatan dengan laser

Kandungan pemutih untuk perawatan laser mencapai 35ml sehingga dapat menyebabkan rasa ngilu yang luar bisa jika tidak dilakukan dengan hati-hati. Karenanya perawatan dengan metode ini perlu dilakukan di klinik whitening gigi yang terpercaya. Dokter akan memasang pengaman gusi untuk mencegah terjadinya iritasi.

Untuk memertahankan warna putih gigi, Anda perlu menghindari beberapa penyebab gigi kuning berikut ini.

  • Kebiasan merokok

Kandungan nikotin dan tar dalam rokok sangat mudah menempel pada gigi. Kebiasaan merokok akan membuat noda kedua zat tersebut menumpuk sehingga gigi terlihat kuning.

  • Mengonsumsi permen

Konsumsi permen secara rutin dapat menyebabkan gigi berubah warna. Permen atau gula-gula menggunakan pewarna buatan sehingga dapat meninggalkan noda pada gigi.

  • Mengonsumsi buah berwarna cerah

Konsumsi buah-buahan memang baik untuk kesehatan. Namun ada beberapa buah yang dapat meninggalkan noda pada gigi. Terutama buah-buahan yang berwarna terang, seperti cranberry, blueberry, blackberry, cherry, anggur, dan tomat.

  • Mengonsumsi minuman bersoda

Sifat asam minuman bersoda serta kandungan kromogennya (senyawa penghasil warna) dapat membuat gigi berwarna kekuningan. Selain minuman bersoda, minuman anggur (wine) juga dapat meninggalkan noda pada gigi karena kandungan taninnya.

  • Mengonsumsi kopi dan teh

Minuman lain yang mengandung kromogen adalah kopi dan teh. Tak heran jika gigi para pecinta minuman ini mengalami diskolorasi. Sifat asam pada kopi juga berpotensi merusak lapisan enamel gigi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *